Halo sobat cetak, Kemasan tidak hanya berfungsi sebagai pelindung produk, melainkan ujung tombak visual yang merepresentasikan kualitas brand Anda. Dalam industri cetak dan produksi packaging, memastikan desain visual tetap prima sejak dari produsen / pabrik sampai ke tangan konsumen adalah hal yang mutlak. Salah satu tahapan finishing paling krusial untuk menjamin hal tersebut adalah proses laminasi thermal (laminasi panas).

Memahami Fungsi Laminasi Thermal pada Dus Kemasan

Laminasi thermal adalah proses pelapisan permukaan kertas cetak menggunakan film plastik tipis (seperti BOPP atau PET) yang direkatkan melalui tekanan dan suhu panas dari mesin laminasi. Berikut adalah fungsi utamanya pada kemasan dus:

fungsi laminasi thermal pada dus

Mengapa Laminasi Panas Penting untuk Mencegah Tinta Pecah Saat Dilipat?

Kendala teknis yang paling sering dialami dalam produksi dus berbahan kertas tebal adalah masalah “tinta pecah” (cracking) pada area lipatan.

Ketika kertas dilipat (proses creasing/folding), serat-serat kertas pada sudut luar lipatan akan mengalami tegangan dan tarikan. Jika area lipatan tersebut memiliki cakupan tinta cetak yang pekat atau blok warna, lapisan tinta yang kaku akan retak seiring dengan meregangnya serat kertas. Hasilnya, serat kertas berwarna putih di bawah tinta akan terekspos dan merusak nilai estetika kemasan.

Proses laminasi panas bertindak sebagai solusi rekayasa material untuk mencegah terjadinya hal tersebut melalui mekanisme berikut:

Solusi Packaging Profesional Bersama Bunaken Perkasa Printing

Memilih mitra percetakan yang memahami detail teknis finishing adalah kunci untuk menghasilkan kemasan yang bebas cacat. Kami Bunaken Perkasa Printing adalah perusahaan cetak dan produksi packaging yang berdedikasi untuk meningkatkan nilai brand Anda.

Konsultasikan kebutuhan cetak dan produksi packaging Anda bersama kami. Hubungi Kami untuk solusi pengemasan yang lebih profesional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *